Latest Post
Showing posts with label RESEP MASAKAN. Show all posts
Showing posts with label RESEP MASAKAN. Show all posts
13.11.14
Sumber gambar: t0.gstatic.com
Makin pedas cabai banyak digemari orang. Bahkan beberapa orang merasa tidak nikmat, makan tanpa cabai. Banyak sekali jenis cabai di dunia ini. Dari segi warna saja sudah beragam. Ada yang berwarna merah mencolok, kuning, jingga, hijau, sampai warna ungu. Demikian pula bentuk dan rasanya. Beberapa cabai tersebut diantaranya:
Chili papper : warnanya bermacam-macam, hijau, kuning, jingga, merah atau hitam. Rasa pedasnya terletak pada biji dan dagingnya. Untuk masakan tertentu, seperti pindang, cabai sengaja dibakar lebih dahulu hingga kehitaman agar keharumannya lebih aman.
Cherry papper: panjangnya 2-3 cm. Warnanya merah terang. Bentuknya tidak beraturan. Rasanya cukup pedas. Di negaranya, India Barat cabai jenis ini dijual segar sepanjang tahun.
Cayenne papper : sering diterjemahkan dengan cabai rawit. Namun menurut kamus Gastronomic, cabai ini berbentuk kurus, panjangnya 8 cm dan berwarna merah. Memiliki ketajaman rasa. Tumbuh di Amerika Selatan dan Perancis Selatan. Cabai ini dijual segar sepanjang tahun.
Bird papper: panjangnya tidak lebih dari 2 cm, berwarna tembaga dengan rasa pedas yang mencolok. Dijual dalam bentuk segar, juga kering, tumbuh di Afrika, Guyana, dan Meksiko.
Paprika : bentuknya besar, warnanya bisa hijau, bisa pula merah. Pedasnya tidak terlalu menyengat, namun memiliki keharuman yang khas. Rasanya cukup renyah hingga sering disajikan sebagai salad.
Untuk mengurangi rasa pedas, rendam cabai dalam air dingin yang dibubuhi garam selama beberapa saat. Atau buang bijinya. Karena rasa pedas cabai terletak pada bijinya. Cabai yang diasin/diacar juga kurang pedasnya. Disamping itu rasanya pun jadi segar. Bisa disantap sebagai teman mie goreng atau masakan yang berlemak.
Cabai dapat juga dikeringkan sebelum diolah, biasanya banyak terdapat di pasar namun ketersediaannya agak kurang. Kita dapat membuatnya sendiri. Gantung serenteng cabai, usahakan agar terkena sinar matahari secara langsung. Setelah kering, cabai dapat disimpan dalam kotak kedap udara di lemari pendingin. Cabai kering yang disimpan baik biasnya tahan cukup lama.
Seputar Cabai
Written By Unknown on 13.11.14 | 13.11.14
Sumber gambar: t0.gstatic.com
Makin pedas cabai banyak digemari orang. Bahkan beberapa orang merasa tidak nikmat, makan tanpa cabai. Banyak sekali jenis cabai di dunia ini. Dari segi warna saja sudah beragam. Ada yang berwarna merah mencolok, kuning, jingga, hijau, sampai warna ungu. Demikian pula bentuk dan rasanya. Beberapa cabai tersebut diantaranya:
Chili papper : warnanya bermacam-macam, hijau, kuning, jingga, merah atau hitam. Rasa pedasnya terletak pada biji dan dagingnya. Untuk masakan tertentu, seperti pindang, cabai sengaja dibakar lebih dahulu hingga kehitaman agar keharumannya lebih aman.
Cherry papper: panjangnya 2-3 cm. Warnanya merah terang. Bentuknya tidak beraturan. Rasanya cukup pedas. Di negaranya, India Barat cabai jenis ini dijual segar sepanjang tahun.
Cayenne papper : sering diterjemahkan dengan cabai rawit. Namun menurut kamus Gastronomic, cabai ini berbentuk kurus, panjangnya 8 cm dan berwarna merah. Memiliki ketajaman rasa. Tumbuh di Amerika Selatan dan Perancis Selatan. Cabai ini dijual segar sepanjang tahun.
Bird papper: panjangnya tidak lebih dari 2 cm, berwarna tembaga dengan rasa pedas yang mencolok. Dijual dalam bentuk segar, juga kering, tumbuh di Afrika, Guyana, dan Meksiko.
Paprika : bentuknya besar, warnanya bisa hijau, bisa pula merah. Pedasnya tidak terlalu menyengat, namun memiliki keharuman yang khas. Rasanya cukup renyah hingga sering disajikan sebagai salad.
Untuk mengurangi rasa pedas, rendam cabai dalam air dingin yang dibubuhi garam selama beberapa saat. Atau buang bijinya. Karena rasa pedas cabai terletak pada bijinya. Cabai yang diasin/diacar juga kurang pedasnya. Disamping itu rasanya pun jadi segar. Bisa disantap sebagai teman mie goreng atau masakan yang berlemak.
Cabai dapat juga dikeringkan sebelum diolah, biasanya banyak terdapat di pasar namun ketersediaannya agak kurang. Kita dapat membuatnya sendiri. Gantung serenteng cabai, usahakan agar terkena sinar matahari secara langsung. Setelah kering, cabai dapat disimpan dalam kotak kedap udara di lemari pendingin. Cabai kering yang disimpan baik biasnya tahan cukup lama.
Label:
RESEP MASAKAN
18.10.14
Ayam Gulung Asparagus
Written By Unknown on 18.10.14 | 18.10.14
Bahan
1 siung bawang putih, cincang
1 sdm minyak goreng
75 gr daging ayam cincang
125 gr udang kupas
½ sdm kecap ikan
¼ sdt merica bubuk
½ sdt garam
½ sdm tepung kanji
1 buah (150 gr) fillet dada ayam
4 batang asparagus segar, rebus sebentar
Olesan
1 sdm tepung kanji
2 sdm air
¼ sdt garam
Saus
1 sdt minyak goreng
½ siung bawang putih, cincang
¼ sdt jahe cincang
100 ml kaldu (dari cairan yang keluar saat mengukus ayam gulung)
½ sdt garam
1/8 sdt sdt merica bubuk
¼ sdt gula pasir
½ sdm saus tiram
½ sdt tepung kanji, larutkan dalam sedikit air
Tumis bawang putih hingga harum, angkat. Masukkan ke dalam campuran udang-ayam. Tambahkan kecap ikan, merica, garam, dan tepung kanji, aduk, bagi menjadi 4 bagian, sisihkan.
Iris melintang dada ayam menjadi 2 bagian, lalu iris mendatar menjadi 2 bagian. Pukul-pukul dengan pemukul daging hingga menjadi lembaran yang agak tipis agar mudah digulung.
Bentangkan selembar dada ayam, olesi dengan olesan. Taruh 1 bagian adonan ayam-udang di permukaannya, ratakan. Taruh 1 potong asparagus di atasnya, lalu gulung.
Didihkan air dalam dandang. Taruh ayam gulung di dalam pinggan tahan panas, masukkan ke dalam dandang. Kukus selama kurang lebih 30 menit hingga matang, angkat. Tampung dan sisihkan cairan yang keluar.
Saus: panaskan minyak goreng, tumis bawang putih dan jahe hingga harum, masukkan kaldu, garam, merica, gula, saus tiram, larutan tepung kanji, aduk hingga mengental, angkat. Siramkan saus di atas ayam gulung.
Lama pembuatan : 45 menit
1 siung bawang putih, cincang
1 sdm minyak goreng
75 gr daging ayam cincang
125 gr udang kupas
½ sdm kecap ikan
¼ sdt merica bubuk
½ sdt garam
½ sdm tepung kanji
1 buah (150 gr) fillet dada ayam
4 batang asparagus segar, rebus sebentar
Olesan
1 sdm tepung kanji
2 sdm air
¼ sdt garam
Saus
1 sdt minyak goreng
½ siung bawang putih, cincang
¼ sdt jahe cincang
100 ml kaldu (dari cairan yang keluar saat mengukus ayam gulung)
½ sdt garam
1/8 sdt sdt merica bubuk
¼ sdt gula pasir
½ sdm saus tiram
½ sdt tepung kanji, larutkan dalam sedikit air
Tumis bawang putih hingga harum, angkat. Masukkan ke dalam campuran udang-ayam. Tambahkan kecap ikan, merica, garam, dan tepung kanji, aduk, bagi menjadi 4 bagian, sisihkan.
Iris melintang dada ayam menjadi 2 bagian, lalu iris mendatar menjadi 2 bagian. Pukul-pukul dengan pemukul daging hingga menjadi lembaran yang agak tipis agar mudah digulung.
Bentangkan selembar dada ayam, olesi dengan olesan. Taruh 1 bagian adonan ayam-udang di permukaannya, ratakan. Taruh 1 potong asparagus di atasnya, lalu gulung.
Didihkan air dalam dandang. Taruh ayam gulung di dalam pinggan tahan panas, masukkan ke dalam dandang. Kukus selama kurang lebih 30 menit hingga matang, angkat. Tampung dan sisihkan cairan yang keluar.
Saus: panaskan minyak goreng, tumis bawang putih dan jahe hingga harum, masukkan kaldu, garam, merica, gula, saus tiram, larutan tepung kanji, aduk hingga mengental, angkat. Siramkan saus di atas ayam gulung.
Lama pembuatan : 45 menit
Label:
RESEP MASAKAN
18.10.14
Kol Gulung Isi
Bahan :
200 gr daging sapi cincang
1 butir telur, kocok
2 batang seledri, cincang
30 gr sun, rendam air panas, tiriskan
50 gr wortel, kupas, iris dadu ¼ cm
4 lembar daun kol
Bumbu halus :
8 butir bawang merah
½ sdt merica bubuk
¼ sdt pala bubuk
1 sdt garam
Saus :
2 sdm margarin
4 butir bawang merah, iris
2 siung bawang putih, memarkan
1 buah tomat, buang biji, iris kecil
250 ml kaldu (cairan yang keluar saat mengukus kol)
1-2 sdm kecap manis
2 sdt saus tomat
½ sdt merica buuk
2 sdt tepung maizena, larutkan dalam sedikit air
Cara Membuat :
1. Campur menjadi satu daging cincang, telur, seledri, sun, wortel, dan bumbu halus hingga rata. Bagi menjadi 4 bagian, sisihkan.
2. Masukkan daun kol ke dalam air mendidih, seduh hingga layu, angkat, tiriskan. Buang tulang daunnya. Didihkan air dalam dandang, siapkan pinggan tahan panas.
3. Ambil selembar daun kol, taruh satu bagian adonan di salah satu sisinya. Lipat bagian kanan dan kiri, lalu gulung.
4. Taruh kol dalam pinggan, masukkan ke dalam dandang, kukus selama 45 menit hingga matang, angkat.
5. Saus: panaskan margarin, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, masukkan tomat, aduk. Masukkan kaldu, kecap manis, saus tomat, merica, garam dan larutan tepung maizena, aduk hingga kental dan angkat.
200 gr daging sapi cincang
1 butir telur, kocok
2 batang seledri, cincang
30 gr sun, rendam air panas, tiriskan
50 gr wortel, kupas, iris dadu ¼ cm
4 lembar daun kol
Bumbu halus :
8 butir bawang merah
½ sdt merica bubuk
¼ sdt pala bubuk
1 sdt garam
Saus :
2 sdm margarin
4 butir bawang merah, iris
2 siung bawang putih, memarkan
1 buah tomat, buang biji, iris kecil
250 ml kaldu (cairan yang keluar saat mengukus kol)
1-2 sdm kecap manis
2 sdt saus tomat
½ sdt merica buuk
2 sdt tepung maizena, larutkan dalam sedikit air
Cara Membuat :
1. Campur menjadi satu daging cincang, telur, seledri, sun, wortel, dan bumbu halus hingga rata. Bagi menjadi 4 bagian, sisihkan.
2. Masukkan daun kol ke dalam air mendidih, seduh hingga layu, angkat, tiriskan. Buang tulang daunnya. Didihkan air dalam dandang, siapkan pinggan tahan panas.
3. Ambil selembar daun kol, taruh satu bagian adonan di salah satu sisinya. Lipat bagian kanan dan kiri, lalu gulung.
4. Taruh kol dalam pinggan, masukkan ke dalam dandang, kukus selama 45 menit hingga matang, angkat.
5. Saus: panaskan margarin, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, masukkan tomat, aduk. Masukkan kaldu, kecap manis, saus tomat, merica, garam dan larutan tepung maizena, aduk hingga kental dan angkat.
Label:
RESEP MASAKAN
18.10.14
Pare Botok Udang
Bahan :
2 buah pare hijau
400 ml air, untuk ,erendam
1 sdm garam
75 gram udang kupas ukuran kecil
2 sdm santan kental
Bumbu :
3 buah cabai merah besar
3 siung bawang putih
3 cm kencur
6 lembar daun jeruk, iris tipis
2 sdt terasi
3 sdm gula merah
½ sdt gula pasir
1 ½ - 2 sdt garam
1 ½ sdt air asam jawa
Cara Membuat :
· Cuci pare, belah dua memanjang salah satu sisinya jangan sampai putus, biarkan tangkai dan ujungnya, lalu buang bijinya hingga bersih. Rendam dalam air yang sudah diberi garam selama 15 menit.
· Kupas kulit ari kelapa, parut memanjang. Haluskan semua bahan bumbu, campur bersama kelapa parut dan udang, masukkan santan kental, aduk hingga rata.
· Tiriskan pare dari perendamnya, keringkan dengan tisu dapur. Bagi adaonan kelapa menjadi dua bagian, masukkan satu bagian adonan ke dalam belahan pare. Katupkan belahan hingga adonan kelapa tertutup. Kerjakan langkah-langkah yang sama untuk sisa bahan.
· Didihkan air dalam dandang, kukus pare isi selama 20 menit hingga matang, angkat. Taruh pare di atas piring saji (bila perlu potong-potong dahulu), hidangkan.
Waktu : 45 menit untuk : 2 porsi
2 buah pare hijau
400 ml air, untuk ,erendam
1 sdm garam
75 gram udang kupas ukuran kecil
2 sdm santan kental
Bumbu :
3 buah cabai merah besar
3 siung bawang putih
3 cm kencur
6 lembar daun jeruk, iris tipis
2 sdt terasi
3 sdm gula merah
½ sdt gula pasir
1 ½ - 2 sdt garam
1 ½ sdt air asam jawa
Cara Membuat :
· Cuci pare, belah dua memanjang salah satu sisinya jangan sampai putus, biarkan tangkai dan ujungnya, lalu buang bijinya hingga bersih. Rendam dalam air yang sudah diberi garam selama 15 menit.
· Kupas kulit ari kelapa, parut memanjang. Haluskan semua bahan bumbu, campur bersama kelapa parut dan udang, masukkan santan kental, aduk hingga rata.
· Tiriskan pare dari perendamnya, keringkan dengan tisu dapur. Bagi adaonan kelapa menjadi dua bagian, masukkan satu bagian adonan ke dalam belahan pare. Katupkan belahan hingga adonan kelapa tertutup. Kerjakan langkah-langkah yang sama untuk sisa bahan.
· Didihkan air dalam dandang, kukus pare isi selama 20 menit hingga matang, angkat. Taruh pare di atas piring saji (bila perlu potong-potong dahulu), hidangkan.
Waktu : 45 menit untuk : 2 porsi
Label:
RESEP MASAKAN
17.10.14
Bahan:
200 gr daging sapi ham dalam
1/2 cm jahe
2 butir bawang merah
1 siung bawang putih
1 buah cabai merah, buang biji
2 batang daun bawang
Perendam
2 sdt taosi, hancurkan kasar
1 sdt angciu
3 sdt kecap asin encer
1 1/4 sdt gula pasir
1/8 sdt merica bubuk
1/2 sdm tepung maizena
3 sdm air
1 sdt minyak wijen
Iris daging ukuran 3 x 4 cm. Cincang jahe, bawang merah, dan bawang putih. Iris cabai bentuk batang korek api 4 cm. Iris daun bawang 2 cm.
Campur bahan perendam dalam mangkuk. Masukkan daging, jahe, bawang merah, bawang putih, dan cabai, aduk rata, sisihkan selama 30 menit agar bumbu meresap.
Didihkan air dalam dandang. Siapkan pinggang tahan panas, masukkan daging berikut bumbunya ke dalam pinggan, tutup dengan kertas alumunium. Taruh pinggan di dalam dandang, kukus selama 45 menit hingga daging setengah matang.
Buka kertas alumunium, masukkan daun bawang, teruskan mengukus selama 15 menit hingga daging matang, angkat, hidangkan selagi panas.
Steam Daging Sapi Dengan Taosi
Written By Unknown on 17.10.14 | 17.10.14
200 gr daging sapi ham dalam
1/2 cm jahe
2 butir bawang merah
1 siung bawang putih
1 buah cabai merah, buang biji
2 batang daun bawang
Perendam
2 sdt taosi, hancurkan kasar
1 sdt angciu
3 sdt kecap asin encer
1 1/4 sdt gula pasir
1/8 sdt merica bubuk
1/2 sdm tepung maizena
3 sdm air
1 sdt minyak wijen
Iris daging ukuran 3 x 4 cm. Cincang jahe, bawang merah, dan bawang putih. Iris cabai bentuk batang korek api 4 cm. Iris daun bawang 2 cm.
Campur bahan perendam dalam mangkuk. Masukkan daging, jahe, bawang merah, bawang putih, dan cabai, aduk rata, sisihkan selama 30 menit agar bumbu meresap.
Didihkan air dalam dandang. Siapkan pinggang tahan panas, masukkan daging berikut bumbunya ke dalam pinggan, tutup dengan kertas alumunium. Taruh pinggan di dalam dandang, kukus selama 45 menit hingga daging setengah matang.
Buka kertas alumunium, masukkan daun bawang, teruskan mengukus selama 15 menit hingga daging matang, angkat, hidangkan selagi panas.
Label:
RESEP MASAKAN
17.10.14
Asparagus Saus Hollandaise
Bahan
350 gr asparagus segar, bersih, siap pakai
Air untuk mengukus
1 sdt garam
Saus Hollandaise
3 kuning telur
1 sdm air jeruk lemon
100 gr mentega/margarin
1/4 sdt garam
1 sdt gula pasir
Siapkan panci khusus untuk nengukus asparagus (hampir serupa dengan panci deep fly). Ikat asparagus, masukkan ke dalam keranjang pengukus dengan posisi berdiri dan ujung asparagus berada di atas
Didihkan air dalam panci, tambahkan garam. Masukkan keranjang pengukus, usahakan air tidak menyentuh keranjang pengukus. Tutup panci, kukus selama kurang lebih 7 menit hingga batang asparagus lunak.
Keluarkan keranjang pengukus dari panci, tiriskan aspragus. Taruh asparagus di atas piring saji.
Saus Hollndaise: kocok kuning telur dan air jeruk lemon dalam mangkuk tahan panas hingga tercampur rata. Taruh mangkuk dalam panci berisi air panas (tidak mendidih). Masukkan kurang lebih 1/3 bagian mentega ke dalam adonan telur, kocok perlahan menggunakan pengocok kawat hingga mentega cair.
Masukkan lagi sepertiga bagian mentega, kocok lagi hingga kental, masukkan garam dan gula, aduk rata, angkat. Siramkan saus ke atas asparagus di piring saji.
350 gr asparagus segar, bersih, siap pakai
Air untuk mengukus
1 sdt garam
Saus Hollandaise
3 kuning telur
1 sdm air jeruk lemon
100 gr mentega/margarin
1/4 sdt garam
1 sdt gula pasir
Siapkan panci khusus untuk nengukus asparagus (hampir serupa dengan panci deep fly). Ikat asparagus, masukkan ke dalam keranjang pengukus dengan posisi berdiri dan ujung asparagus berada di atas
Didihkan air dalam panci, tambahkan garam. Masukkan keranjang pengukus, usahakan air tidak menyentuh keranjang pengukus. Tutup panci, kukus selama kurang lebih 7 menit hingga batang asparagus lunak.
Saus Hollndaise: kocok kuning telur dan air jeruk lemon dalam mangkuk tahan panas hingga tercampur rata. Taruh mangkuk dalam panci berisi air panas (tidak mendidih). Masukkan kurang lebih 1/3 bagian mentega ke dalam adonan telur, kocok perlahan menggunakan pengocok kawat hingga mentega cair.
Masukkan lagi sepertiga bagian mentega, kocok lagi hingga kental, masukkan garam dan gula, aduk rata, angkat. Siramkan saus ke atas asparagus di piring saji.
Label:
RESEP MASAKAN
12.10.14
PEPES IKAN PATIN
Written By Unknown on 12.10.14 | 12.10.14
Bahan :
1 kg ikan patin
2 buah jeruk nipis
1 sdt garam
Daun pisang secukupnya, untuk memebungkus
Bumbu
yang dihaluskan :
10 siung bawang merah
6 siung bawang putih
15 buah cabai merah besar, dibuang bijinya
3 cm jahe
3 cm lengkuas
2 butir kemiri
1 sdm garam
1 sdm gula putih
Bumbu
lainnya :
6 lembar daun salam
3 batang serai, diiris 1 cm
2 ikat kemangi, diambil daunnya
3 batang daun bawang, diiris 1cm
6 buah belimbing sayur, dibelah dua
Cara
membuat :
1. Buang kotoran
ikan patin, potong melintang, lalu cuci bersih, lumuri ikan dengan air jeruk
nipis dan garam, biarkan selama 30 menit
2. Campur
bumbu yang dihaluskan dengan ikan patin. Ambil selembar daun pisang, letakkan
daun salam dan serai, lalu letakkan ikan. Taburi dengan kemangi, daun bawang,
dan belimbing sayur.
3. Bungkus
dengan menyematkan tusuk gigi di kedua ujungnya, lakukan hal yang sama hingga
semua bahan habis
4. Kukus
ikan di dalam dandang selama 5 jam, hingga matang dan durinya lunak, angkat.
Panggang pepes ikan patin di atas bara api hingga daunnya kering, angkat,
sajikan
Label:
RESEP MASAKAN


















