Latest Post
Showing posts with label MERAWAT ANAK. Show all posts
Showing posts with label MERAWAT ANAK. Show all posts

Menyiapkan Kamar Bayi

Written By Unknown on 2.11.14 | 2.11.14

                                                           sumber gambar: arsiteki.com


Kamar Bayi

-. Tempat tidur sendiri

-. Sebuah meja berlaci, yang dapat berfungsi untuk tempat popok dan pakaian. Bagian atas meja digunakan untuk kegiatan merawat, seperti mengganti popok atau merawatnya setelah mandi.

-. Bila ruangan terbatas, kegiatan perawatan dapat dilakukan di atas tempat tidurnya dan perlengkapan seperti popok dan pakaiannya bisa disimpan di sebuah rak atau lemari kecil.

-. Bila Anda tidur sekamar dengan bayi Anda, ada baiknya disediaka. Sebuah lampu duduk untuk memberi cukup penerangan pada saat Anda menyusui atau mengganti popoknya di malam hari. Dengan lampu seperti itu Anda bisa tidur tanpa harus terganggu oleh terangnya lampu ruangan.

-. Ruangan hendaknya dicat dengan warna terang yang lembut. Pilihlah tirai yang tidak terlalu ramai coraknya. Tirai ini akan membuat kamar cukup redup bila si bayi tidur.

-. Jika Anda ingin menggunakan permadani, pilihlah warna lembut. Ingat, permadani itu harus dirawat dengan baik dan cepat dibersihkan bila terkena muntahan atau kotoran, terutama bila si bayi telah mulai merangkak.


Suhu Kamar

Pada umumnya bayi-bayi lebih kuat dalam menerima pengaruh udara daripada orang dewasa. Tetapi, suhu yang paling nyaman baginya adalah sekitar 20-22 derajat Celcius. Udara dalam ruangan hendaknya selalu segar dan tidak pengap.


Jika udara terlalu panas bayi akan sulit tidur. Dengan adanya AC masalah in iii dapat dengan mudah teratasi. Namun bila tidak terdapat AC bukalah jendela kamar bila udara terasa panas atau pengap.


Udara yang lembab juga kurang baik bagi bayi, demikian pula udara yang terlalu kering. Kelembaban yang paling ideal adalah sekitar 50 - 60 persen. Kelembaban udara dapat diukur dengan alat Higrometer.


Tempat Tidur

Tempat tidur bayi model buaian memang bagus, tetapi sesudah beberapa bulan jadi terlalu sempit baginya.


Tempat tidur yang berkisi (boks) pada mulanya memang kelihatan terlalu besar untuk bayi, tetapi lebih lama masa pakainya.


Yang perlu diperhatikan sewaktu membeli tempat tidur bayi:

-. Jarak antara kisi paling banyak 7,5 cm, agar bayi tidak dapat menjulurkan kepalanya.

-. Apabila anak bertambah besar, seringkali mengoncang-goncang pintu tempat tidur bayi jika hendak keluar. Karena itu kunci pintu dan engsel sambungan pa da sudut-sudutnya harus cukup kuat.

- . Perlu diperhatikan lingkungan sekitar tempat tidur bayi. Jangan menempatkan tempat tidurnya di dekat jendela atau rak, karena ini berbahaya, bila ia sudah dapat memanjat dan merambat naik.

-. Kasur bayi hendaknya jangan terlalu tebal, agar pertumbuhan tulang anak tidak terganggu. Ada kasur yang terbuat dari kapuk dan ada pula yang terbuat dari karet busa. Yang terbuat dari kapuk harus sering dijemur, sedangkan yang terbuat dari karet busa dapat Anda bersihkan dengan lap basah, lalu diangin-anginkan.


Tutupilah kasur itu dengan seprei bersih, dan lipatlah kelebihan kain sprei ke bawah kasur. Setelah itu lapisi pula dengan kain perlak untuk mencegah agar kasur tidak menjadi basah bila bayi mengompol. Lapisi perlak dengan selembar kain lagi untuk alas tidur bayi.

Memilih Sepatu dan Pakaian Bayi

                                                       sumber gambar:  katalogibu.com
 
Sepatu Bayi
Sebenarnya hanya dengan banyak berjalan, sedapat mungkin dengan kaki telanjang, membuat otot-otot kaki anak tumbuh dengan baik. Memakai sepatu berguna hanya untuk menjaga kaki dari basah, dingin, dan mencegah agar tidak terluka.


Perlu diperhatikan waktu pertama kali membeli sepatu bayi, perhatikanlah agar kaki mempunyai cukup banyak kebebasan bergerak jangan terlalu pas. Belilah sepatu dari bahan kain yang lembut, untuk bayi yang baru lahir atau baru berusia beberapa bulan. Sepatu bergesper, untuk bayi baru bisa duduk atau berdiri. Sepatu sandal dari bahan kulit dan sepatu kets bertali dari bahan kanvas yang lembut, untuk bayi yang sudah dapat berjalan.


Pakaian Bayi

-. Pilihlah bahan pakaian yang terbuat dari katun. Kulit bayi sering alergi terhadap bahan sintetis.


-. Kelak, pakaian yang dikenakannya, yang langsung mengenai kulit hendaknya juga terbuat dari bahan katun. Baju hangat atau baju lainnya yang dipakai di atasnya boleh terbuat dari wol atau bahan.


-. Buat atau beli, pakaian bayi usahakan berukuran agak longgar supaya tidak cepat sempit, karena perkembangan seorang bayi sangat pesat.

Mengisap Jari, Dot, dan Kempeng Baikkah Untuk Bayi

                                                       sumber gambar: m.okezone.com


Beragam argumentasi bermunculan akan hal mengisap jari, dot dan kempeng bagi kesehatan bayi. Ada yang mengatakan tidak baik ada pula yang mengatakan baik. Sebenarnya apa pengaruh ketiga hal tersebut, baikkah atau burukkah bagi perkembangan bayi?


Mengisap Jari

Banyak orang mengira bahwa mengisap jempol atau salah satu jari tangan akan mengakibatkan gigi anak tumbuh miring. Tetapi, hingga kini hal tersebut belum dapat dibuktikan secara pasti. Sebaliknya, dapat terjadi bahwa bayi yang tidak mengisap jempol, kelak perlu memakai penahan gigi untuk membuat giginya tumbuh rata. Apakah gigi bayi akan cepat tumbuh lebih banyak tergantung pada bakatnya daripada kenyataan bahwa ia mengisap jempol.


Mungkin saja anak yang mengisap jempol selama bertahun-tahun dengan posisi jempol tertentu akan mengakibatkan giginya tumbuh miring. Karena itu biarkan saja bayi mengisap jempolnya, terutama selama tahun pertama. Mengisap jempol adalah kebutuhan yang mendasar, dan membuat bayi tenang.


Dot

Bila seorang bayi tidak dapat ditenangkan, biasanya ia akan diam bila diberi dot. Tapi dot juga punya manfaat lain. Dot membuat seorang bayi berusaha lebih keras untuk menghisap susu botolnya, dan hal ini sangat baik untuk perkembangan rahang dan giginya. Jika botol susu dipegang miring, susu akan keluar tetes demi tetes.


Banyak bayi mengalami kesulitan waktu minum. Oleh karena itu, ia harus belajar membiasakan diri menghisap botol susunya. Pilihlah dot yang baik, yang sesuai dengan bentuk rahangnya.


Kempeng

Pemberian kempeng (dot bertali) terdapat perbedaan pendapat dengan mengenai mengisap jari. Orang tua yang satu berpendapat bahwa kempeng atau dot lebih sehat daripada mengisap jari yang dianggap dapat memperburuk susunan gigi. Orang tua lain menganggap bahwa anak yang suka kempeng tampak dungu, bagaimanapun juga, bila bayi rewel dan tidak dapat atau tidak mau mengisap jempolnya, boleh saja diberi dot. Lebih baij daripada tidak sama sekali.


Tetapi, hendaknya kempeng itu dicuci dulu dengan air panas hingga bersih dan jangan biarkan ia memasukkannya sendiri ke mulutnya bila telah terjatuh ke lantai. Karena kempeng biasanya terbuat dari karet yang mudah rusak, sebaiknya setiap 3 bulan sekali diganti dengan yang baru. (Dari berbagai sumber).

Cara Menggendong Bayi

Written By Unknown on 23.10.14 | 23.10.14



                                                           Sumber gambar: tipanak.com



Tentunya bagi Anda yang baru memiliki buah hati untuk pertama kali, rasanya ingin sekali menggendong "penerus" garis keturunan Anda tersebut. Namun, terkadang ada kekhawatiran dalam hati dan pikiran, salah-salah kita membuatnya salah urat bahkan terjatuh.

Jangan pernah memiliki rasa khawatir berlebih, tahukah Anda bahwa pangkuan atau gendongan akan memberikan kasih, kehangatan, dan kenyamanan bagi bayi Anda. Dengan posisi yang tepat dan aman di tangan seorang ibu sangat membuat perasaan sang bayi nyaman, ia juga akan merasakan rasa aman dalam pelukan erat sang ibu. Apabila Anda merasa khawatir terjatuh pergunakanlah alat gendongan atau kain.

Bila kepalanya disandarkan ke bahu, ia dapat melihat sekelilingnya. Kecuali itu, posisi ini juga baik bagi bayi yang saja disusui, supaya ia bersendawa, sehingga udara yang ikut tertelan dapat keluar dari lambungnya.

Jika menggendongnya menghadap ke depan, Anda dapat mengayun-ayunkannya perlahan-lahan. Posisi ini akan menolong, jika si bayi sakit perut, dan akan membuatnya tenang jika ia sukar tidur.

Waktu dan Cara Yang Tepat Mengurut Bayi



                                                              Sumber gambar: aripena.com



Memperhatikan kebutuhan bayi merupakan salah satu tugas penting kita sebagai orangtua. Belaian atau usapan merupakan salah satu bentuk dalam memberikan perhatian kepadanya. Bila bayi kita menyukai belaian atau urutan yang kita lakukan, berarti apa yang kita lakukan sudah benar. Bagi Anda yang belum pernah melakukannya, beberapa petunjuk dibawah ini mungkin akan berguna.

 -. Pilih waktu yang tepat untuk memulai, yaitu ketika bayi Anda dalam keadaan puas atau tidak lapar. Anda sendiripun mempunyai waktu yang cukup untuk mengurut atau memijat

 -. Perhatikanlah apakah suhu ruangan cukup hangat untuk bayi Anda.

-. Perhatikan bahwa tidak ada hal-hal yang mengganggu. Misalnya, kompor sudah dimatikan, dan bila perlu telepon atau handphone di off agar tidak mengganggu. -. Buatlah agar diri Anda sendiri merasa nyaman.

-. Letakkan bayi Anda di pangkuan, sebaiknya urutan di mulai: setelah bayi berusia 6 minggu ke atas. Bagi bayi yang besar, dapat dibaringkan di atas meja atau lantai yang beralas lunak, misalnya handuk atau selimut.

 -. Bukalah pakaian bayi Anda perlahan-lahan, jangan tergesa-gesa.

-. Minyak kayu putih yang dicampur dengan minyak kelapa akan membuat urutan lebih menyenangkan.

-. Tidak perlu bingung di mana akan memulai. Cobalah cara yang berlainan sampai Anda menemukan cara yang paling disukai bayi Anda.

-. Mungkin bayi Anda menyukai urutan terhadap seluruh tubuhnya atau mungkin saja hanya sebagian atau sebentar. Keadaan ini akan berlainan di setiap waktu. Bila sekarang bukan waktu yang tepat, cobalah pada waktu yang lain.

Posisi yang benar dalam membelai bayi yang masih kecil untuk diurut:
-. Untuk bagian kepala pergunakan ibu jari untuk mengurut dahinya dan pertengahan ke arah pelipis. Kemudian dengan telapak tangan, urutkan dahinya ke arah bagian belakang kepala.

 -. Dada, pergunakan kedua tangan untuk mengurut dadanya. Dari bagian tengah ke arah luar, ke bagian samping tubuh.

 -. Lengan, mulailah mengurut dari bahu melingkar ke bagian depan dan ke arah jurusan jari. Boleh Anda teruskan menuju ujung jari. Usahakan untuk mengakhiri setiap urutan dengan melepaskan tangan dari tubuhnya.

Cara Memandikan Bayi

Written By Unknown on 17.10.14 | 17.10.14

Letakan lengan dan tangan kiri Anda di bawah kepala dan bahunya, peganglah lengan kirinya pada bahu agar aman memegangnya. Peganglah kakinya kuat-kuat tapi lembut dengan tangan kanan Anda ketika menurunkannya ke dalam ember mandi bayi.


Peganglah ia dengan tangan kiri Anda, lengan Anda bersandar pada pinggiran ember, tangan kanan bebas memandikan dan membilas.

Denga tangan kiri Anda, peganglah ia di bawah lengan kanannya, lengan Anda menyangga dagu, dadanya dan tangan kanan Anda bebas memandikan atau membilas.

Memandikan Bayi

Basuhlah kedua tangan dengan sabun dan air.

Tuangkan air hangat ke dalam bak mandi bayi. Suhunya tidak terlalu panas juga tidak terlalu dingin (hangat-hangat kuku)

Letakkan bayi di atas meja, sarungkan dengan selimut dan handuk.

Bersihkan mata bayi, jika perlu dengan kapas yang diberi air bersih, dan kaps baru untuk mata yang satunya.

Bersihkan lubang hidung bayi dengan kapas basah baru.

Bersihkan bagian luar telinga bayi

Basuhlah wajah bayi hanya dengan air saja

Sabuni kepala bayi dengan sabun di tangan dengan gerakan melingkari kepala

Masukkan bayi ke dalam bak mandi dengan kepala di atas lalu dibasuh seluruh tubuh dengan tiap bersabun

Setelah bersih angkat bayi sambil dibungkus dengan handuk kering.

Pusar dibersihkan dengan alkohol memakai kapas, jika luka belum kering

Bagian kemaluan dibaluri dengan minyak bayi pada bayi perempuan, dan membersihkan bagian kulit kulup pada bayi laki-laki

Menyiapkan Susu Bayi

Sebelum menyediakan susu bayi, cucilah tangan dengan sabun

Tuang air panas (mendidih) ke dalam botol sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan (botol sudah diseteril)

Campurkan susu bubuk ke dalam botol yang sudah diberi air panas, sesuai dengan aturan

Pergunakan sendok pengukur yang ada di dalam kaleng susu tersebut

Tutup botol susu tersebut dengan rapat, kemudian dikocok-kocokan agar susu menyatu rata dengan air

Rasakan pada tangan Anda apakah susu sudah hangat? Apabila sudah, susu dapat dihidangkan pada bayi

Pemeliharaan Rambut

Written By Unknown on 12.10.14 | 12.10.14

Rambut bayi biasanya cukup dicuci dengan air hangat. Bila bayi sakit dan tidak boleh dimandikan, rambutnya dapat diseka dengan waslap basah untuk menghilangkan bau keringat. Apabila ia sudah lebih besar dan rambutnya sudah panjang. Anda dapat mencuci rambutnya dengan sampo bayi. Waktu mencuci rambutnya, kenakan topi khusus untuk mencegah agar busa atau air tidak masuk ke mata atau mulutnya. Sebaiknya Anda membilas rambut bayi dengan air hangat. Sesudah itu sikatlah rambut dengan sikat rambut yang lembut.

Membersihkan Mata dan Telinga

Apabila mata bayi ada kotorannya, bersihkan dengan sepotong kapas yang dibasahi dengan minyak bayi atau air hangat mulai dari arah luar ke bagian dalam. Jangan gunakan boorwater sebab bila konsentrasinya terlalu pekat, mata bayi akan bengkak.

Telinga bayi dapat dibersihkan dengan kapas bertangkai. Jangan sekali-kali memasukkan kapas bertangkai itu ke dalam telinganya. Apabila telinganya tersumbat karena kotoran yang menumpuk, dokter dapat memberikan obat tetes telinga untuk mengeluarkannya. Sesudah mandi, keringkan daun telinga bagian dalam dan bagian belakang telinga dengan baik.

Satu atau dua minggu sesudah lahir, kuku bayi sudah panjang sehingga jika tidak dipotong dapat melukai dirinya Anda dapat mengguntingnya dengan gunting kuku yang ujungnya bulat atau dengan sebuah gunting kecil. Guntinglah kukunya berbentuk bulat untuk menghindari pinggir kuku yang tajam. Kerjakan yang sama pada jari-jari kakinya.

Pemeliharaan Kulit

Umumnya sesudah dimandikan, badn bayi dibedaki. Akan tetapi, bagian-bagian tertentu bayi seringkali perlu memdapat perhatian khusus. Bagian dada serta perutnya, misalnya, supaya tidak kering bisa diberi minyak telon, yang juga berfungsi untuk menghangatkan badan atau minati bayi (baby oil). Pada bagian tertentu seperti di sekitar alis serta lengan, kulit sering terlihat kasar dan mengelupas. Untuk mengatasi hal ini Anda dapat mengilesinya dengan minyak bayi atau krem bayi.

Gangguan yang lebih serius sering terjadi pada daerah pantat, yaitu kulit menjadi merah atau lecet. Bila ini terjadi hindarilah pemakaian bedak bayi di daerah ini, sebagai gantinya dapat menggunakan salep khusus sesuai dengan anjuran dokter.

Adakalanya seorang bayi tidak tahan terhadap makanan dan minuman tertentu yang dimakan oleh ibunya, sehingga timbul reaksi berupa alergi pada kulitnya. Dalam hal ini sebaiknya ibu menghentikan makanan atau minuman yang menimbulkan reaksi alergi pada bayinya.
Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
 
Support : | |
Copyright © Syennyfu 2014. Seputar Kita, Tips dan Triks - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger