Latest Post
Showing posts with label PENGGUNAAN OBAT. Show all posts
Showing posts with label PENGGUNAAN OBAT. Show all posts

BEBERAPA HAL TENTANG OBAT

Written By Unknown on 8.1.14 | 8.1.14


Perlu dipahami bahwa ada jenis obat tertentu yang tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. Beberapa jenis lain tidak boleh diminum bersamaan dengan yang lainnya, entah karena efek saling menguatkan (potensiasi) atau saling menetralisir (antagonis) yang merugikan pengguna. Jadi, saat ke apotek atau toko obat, langsung saja beri keterangan penting kepada apoteker, di antaranya :
-         Gejala yang ingin dihilangkan
-         Riwayat alergi terhadap suatu obat ataupun riwayat alergi dalam keluarga
-         Sedang hamil atau menyusui
-         Sedang atau baru saja minum obat bebas atau obat dari resep dokter berkaitan dengan masalah kesehatan yang sedang dihadapi
-         Bila sedang menjalankan program diet tertentu, misalnya rendah garam, gula dan lain-lain.

Waktu pemakaian obat
-         Bila terdapat keterangan penggunaan suatu obat setiap atau enam jam. Ini berarti jarak minum obat harus tepat sesuai petunjuk dokter
-         Bila keterangannya digunakan tiga kali per hari, makna penggunaannya lebih fleksibel, artinya bisa minum pada pagi, siang, sore atau malam hari
-         Minumlah obat setelah makan, ini berarti obat harus diminum antara dua jam setelah makan
-         Minum sebelum makan, berarti obat diminum antar dua jam setelah makan terakhir dan satu jam sebelum makan lagi
-         Minum obat sewaktu perut kosong, artinya sama dengan minum obat sebelum makan

Kapan penggunaan obat dihentikan?

Obat dari resep dokter
Tanyakan kepada dokter/apoteker
-         Berapa lama harus diminum?
-         Jika muncul efek samping, bolehkah berhenti minum?
-         Bolehkah berhenti minum obat bila sudah merasa lebih baik?
-         Apa yang harus dilakukan bila obat telah habis tetapi penyakit belum sembuh?
-         Bagaimana jika lupa minum obat satu atau dua kali?

Obat tanpa resep dokter
Sebagai contoh obat pereda panas atau pereda nyeri:
Apabila setelah digunakan 2-3 hari panas tidak turun, atau setelah lima hari sakit tidak mereda, harap segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan lain, misalnya ke puskesmas, klinik atau rumah sakit. Umumnya obat yang dibeli sendiri hanya untuk meringankan gejala dan penyakit ringan.

Cara penyimpanan obat
-         Simpanlah obat secara terpisah dari makanan atau bahan makanan
-         Simpanlah obat di tempat aslinya, jangan ditukar dengan tempat lain
-         Hindari obat dari keadaan panas, terkena sinar matahari langsung, tempat lembab, dapur atau kamar mandi
-         Jangan disimpan di kulkas atau lemari pendingin, kecuali bila ada keterangan resmi
-         Pisahkan antara obat yang diminum atau obat luar
-         Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak

Penggolongan obat
Daftar O
Kelompok obat narkotik. Dapat diperbolehkan hanya dengan resep dokter. Obat-obatan yang termasuk dalam daftar ini berada di bawah pengawasan ketat Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan (POM), Departemen Kesehatan Indonesia.

Daftar G
Dapat diperoleh hanya dengan resep dokter, termasuk obat keras (Label merah)

Daftar W
Dapat diperoleh di apotek atau toko obat yang berizin. Diperlukan label peringatan, obat bebas terbatas (Label Biru)

Daftar B
Dijual bebas, obat bebas (Label Hijau)

PENGGUNAAN DOSIS OBAT PADA ANAK-ANAK

Written By Unknown on 10.12.13 | 10.12.13


Memberi obat pada anak-anak harus hati-hati. Sebab hati bayi dan anak kecil belum dapat berfungsi dengan baik dan optimal dalam mengolah bahan kimia dari peredaran darah. Hati pada anak dan bayi belum berkembang dengan sempurna. Kadar obat dalam darah anak kecil amat mudah terlampaui dan untuk menghindari efek yang tidak diinginkan, obat perlu ditakar dengan tepat dan memenuhi dosis yang dianjurkan. Perlu diingat, jangan mengencerkan atau memasukkan obat ke dalam susu bayi.

Jangan pernah memberikan kepada anak obat khusus untuk dewasa atau sisa obat orang lain. Bila menggunakan obat bebas, bacalah baik-baik petunjuk pada kemasannya atau tanyakan kepada apoteker. Jangan memberikan obat bebas untuk jangka waktu yang lama tanpa konsultasi dengan dokter. Dan jangan memberikan obat yang pernah membuat anak menunjukkan gejala mual, muntah, diare, ruam atau bengkak di mata dan persendiaan. Perbaruilah persediaan obat bebas yang ada pada kita setiap tahun.

Pedoman pemberiaan obat pada bayi dan anak

Bayi dan anak di bawah dua tahun
-         Mintalah bantuan orang lain, sehingga pemberian obat dapat dilakukan dengan baik
-         Bungkus bayi dengan selimut agar tidak meronta-ronta saat diberikan obat
-         Berikan obat sedikit demi sedikit
-         Bila bayi hendak memuntahkan obatnya, tuangkan obatnya pada pangkal lidah, lalu katupkan dengan lembut

Anak di atas dua tahun
-         Mintalah anak untuk menutup hidungnya, untuk mengurangi efek rasa obat, tetapi jangan terlalu keras agar obat tidak terhirup bersama napasnya
-         Hancurkan obatnya, lalu campurkan dengan madu, selai atau air dan buatlah agar semua takaran obat dihabiskan
-         Siapkan minuman kegemaran anak untuk mengurangi rasa obat yang tidak disukai

Dosis obat pada anak
Memang agak sulit memberikan dosis obat yang akurat untuk anak-anak, namun demikian ada beberapa rumus yang bisa digunakan sehingga didapat dosis anak (DA), yaitu:
1.      Rumus Clarke
D.A  =  W : 70 x dosis dewasa (W = berat badan dalam kg)

2.      Rumus Diling
D.A  =  n : 20 x dosis dewasa (n = umur)

3.      Rumus Cowling
D.A =  n : 24 x dosis dewasa (n = umur)

4.      Rumus Young
D.A  =  n : n + 12 x dosis dewasa (n = umur), berlaku untuk usia 1-12 tahun

5.      Rumus Luas permukaan Clarke
D.A  =  Luas permukaan tubuh (M2) : 1.73 x dosis dewasa

6.      Rumus Gaubius
<1 tahun………………….1/2 dosis dewasa
2 tahun……………………1/8 dosis dewasa
3 tahun…………………….1/8 dosis dewasa
4 tahun…………………….1/4 dosis dewasa
7 tahun…………………….1/3 dosis dewasa
14 tahun……………………1/2 dosis dewasa
20 tahun……………………2/3 dosis dewasa
21-60 tahun………………..= dosis dewasa

Perhatian khusus
1.      Bila diketahui mengalami kepekaan atau alergi terhadap suatu obat/zat tertentu berarti merupakan kontraindikasi terhadap penggunaannya.

2.      Sebaiknya tidak memberikan obat-obat pada wanita hamil atau menyusui kecuali pada keadaan sangat diperlukan dan mengetahui bahwa manfaat dari pengobatan tersebut jauh lebih berguna dibandingkan dengan resiko yang akan terjadi.


3.      Kemungkinan untuk terjadinya akumulasi obat dalam tubuh harus dipertimbangkan pada pasien dengan kerusakan bermakna pada fungsi hati dan ginjal atau pada pasien usia lanjut.

4.      Toleransi terhadap obat dapat menurun pada orang usia lanjut atau pada usia sangat muda, misalnya pada bayi kurang dari 1 tahun.


PENGGUNAAN OBAT PADA WANITA HAMIL DAN MENYUSUI

Written By Unknown on 4.12.13 | 4.12.13


Wanita hamil
Pemberian obat pada wanita hamil sebaiknya dihindari karena pemberian zat-zat kimia kadang dapat membahayakan perkembangan janin. Kebanyakan obat ikut masuk ke janin melalui peredaran darah ibu lewat ari-ari (plasenta). Selain obat yang digunakan harus aman, juga perlu diperhatikan obat yang berpengaruh buruk pada janin pada masa kehamilan atau pada kondisi tertentu. Bila sedang hamil atau berencana untuk hamil, mintalah nasihat dokter sebelum meminum obat apapun yang dapat dibeli bebas sekalipun. Bila ada penyakit tertentu atau kronis yang pengobatannya membutuhkan waktu lama, maka dokter akan memberikan obat yang paling aman dan sesuai selama kehamilan. Jangan minum alkohol atau merokok, karena hal tersebut terbukti berpengaruh buruk terhadap perkembangan janin.

Wanita menyusui
Sama seperti pada wanita hamil, begitu pula dengan wanita menyusui. Obat-obatan dapat masuk ke janin melalui air susu ibu (ASI). Pada wanita menyusui, pemberian obat dilakukan bila memang sangat diperlukan atau tidak ada obat aman lainnya. Apabila harus meminum obat yang dapat mempengaruhi bayi kita, maka ASI dapat digantikan dengan susu botol. Bila nanti ASI akan diberikan lagi, maka sebaiknya keluarkan terus ASI yang ada secara rutin, sehingga ASI terus diproduksi walaupun tidak diberikan kepada bayi

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
 
Support : | |
Copyright © Syennyfu 2014. Seputar Kita, Tips dan Triks - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger